hadirmu juga aku tak pernah ingin
senyummu pula aku tak pernah mau
apalagi hatimu tak akan pernah kusematkan
sekalipun di ujung resahku
wahai jiwa kelana
ceraikanlah antara rasa dan asa mudaku kini
biarkan dia bebas mengembara
mencumbui kehampaan
bergelak riuh dalam ketiadaan
aduhai buaian kalbu
terbangkanlah ragaku nan gelisah
mencari tumpuan di akhir titian sejumput sesal
diri ini ingin bisa mendamba
sambil menenggelami hari esok yang tiada lagi berwarna......
